Joni Walker Manik, Sekolah Akan Diperkuat Implementasi Gerakan Literasi Sekolah (GLS)

MEDAN–Guna memperkuat implementasi Gerakan Literasi Sekolah (GLS) di tingkat SD, Dinas Pendidikan Serdang Bedagai (Sergai) menggelar workshop pembekalan kepada 180 kepala SD di ruang Sumatera Hotel Soechi International di Medan, tempo hari.

Kegiatan dibuka Wakil Bupati (Wabup) Sergai Darma Wijaya didampingi Kadis Pendidikan Drs Joni Walker Manik MM. Menghadirkan narasumber dari Kementerian Pendidikan Kebudayaan Dr Dewi Utama Faiza, Koordinator USAID PRIORITAS Sumut Agus Marwan, Direktur TMC Indonesia Taslim Moeis.

Kadis Pendidikan Sergai Joni Walker Manik mengatakan, workshop ini disasar untuk menyamakan cara pandang seluruh Kepala SD dalam menerapkan GLS. Di akhir kegiatan nantinya, seluruh kepala SD akan mendesain rencana tindak lanjut (RTL). RTL ini menjadi ruh utama dari usaha Sergai sebagai kabupaten literasi.

Berdasarkan laporan UNESCO 2011, minat baca di Indonesia tergolong rendah. Dari seribu orang hanya satu yang memiliki minat serius dalam membaca. Hal ini berdampak langsung dengan prestasi pelajar di Indonesia. Untuk itu, Pemkab Sergai berupaya menetapkan program dan kebijakan untuk mewujudkan gerakan literasi dimulai dari sekolah-sekolah.

Wakil Bupati Dharma Wijaya mengapresiasi program GLS yang dikelola Diknas Sergai. Ia mengatakan pendidikan merupakan jalan satu-satunya untuk mengubah nasib bangsa. Kepala sekolah dan guru menjadi ujung tombaknya. Hanya dengan pendidikan yang bermutu, anak-anak Sergai bisa menjadi generasi yang unggul dan inovatif. “Salah satunya dengan membudayakan literasi di sekolah,” tegas Dharma.

Sergai merupakan satu dari 19 kabupaten/kota di Indonesia yang dinominasikan Kemendikbud sebagai Kabupaten Percontohan Literasi Nasional.

Melalui gerakan literasi di sekolah ini, Darma Wijaya mengharapkan semua pihak dapat bergandengan tangan dalam menciptakan generasi muda yang gemar membaca, bahkan menulis ilmiah sehingga tidak terjerat dalam permasalahan remaja kerap ditemukan, seperti bahaya narkoba yang mengancam saat ini.

“Dengan mengarahkan para pelajar di Sergai membaca dan menulis akan meningkatkan kualitas pendidikan kita sekaligus indeks pembangunan sumber daya manusia daerah ini pun pasti akan semakin baik sebagaimana harapan kita semuanya,” tandasnya.

Berikan Komentar Anda
Total Views: 210 ,