Tugu Adalah Simbol Persatuan Dan Kesatuan Suatu Marga

Oleh: Drs. Rusman Manik, M.Sc., Ak

AUSTRALIA-Pembangunan tugu suatu marga haruslah didasarkan kepada persetujuan seluruh akar rumput marga termaksud, tanpa ada pengecualian, baik namar ompu ompu, baik kumpulan berdasarkan wilayah yang ada di Indonesia.Tugu bisa sebagai prasasti merupakan peringatan sejarah leluhur dan juga sebagai kebanggaan marga yang membangun tugu.

Dengan demikian Tugu harus merupakan kesatuan dari hal-hal berikut (dalam hal ini digambarkan untuk Op. Si Manik Raja):

  1. Tempat merekam, mengenang dan mengabadikan sejarah atau peristiwa nyata dalam kehidupan Op. Si Manik Raja, misalnya : napak tilas dari Sianjur Mula mula hingga ke Salaon dolok Namartua Sioma, turi turian (legenda) yg ada, tempat tempat dimana bermukim.
  2. Bangunan Tugu harus mencerminkan kepribadian Op si Manik Raja dan pomparannya, serta tempat bangunan merupakan wilayah (golat) harajaon Op si Manik Raja.
  3. Memberi petunjuk, keterangan tentang eksistensi Op si Manik Raja yaitu dari silsilah, tarombo secara vertikal keatas (na mamopar ) dan kebawah (pomparan) dari Op si Manik Raja, termasuk pambuatan boru. Demikian juga saudara sekandung, yakni Malau Raja, Ambarita Raja dan Gurning Raja. 

Disamping hal hal diatas, seharusnya sebelum Tugu dibangun harus didasari oleh feasibility study (studi kelayakan) yang ditinjau dari aspek: Historis, Silsilah/Tarombo, Adat, Letak , Ekonomi dan Hukum. 

Seluruh aspek tersebut harus disetujui oleh semua pihak (tidak perlu dijelaskan disini maksud dan makna feasibilty study ini).​

Kehendak membangun tugu jelas menggambarkan kebanggan terhadap leluhur dari keturunan. Op. Manik Raja, kehendak inilah seharusnya dirumuskan dalam Rapat bolon di Lumban Suhi Kecamatan Pangururan, Kab. Samosir pada tgl. 19 Mei 2012, yaitu untuk Pasadahon Tahi, tetapi belum sada tahi, terbukti itu sekarang, jelas itu fakta yg tidak bisa dipungkiri. 

Nah apa upaya yang perlu dilakukan agar bisa satahi, yaitu harus ada pemahaman yang sama atas Sejarah dan Tarombo, ini yang sedang dilakukan.