Motivasi Memahami Op. Manik Raja: ini Manik Raja, Kau Manik lilu

Oleh: Rusman Manik

Kalau Sukarno mengatakan :”Ini dada ku mana dada mu”, kalau saya mengatakan: “ ini Manik Raja kau Manik lilu” , tentu bagi yang tidak memahami Sejarah dan Tarombonya.

Peduli tentang leluhur sendiri merupakan dorongan nurani untuk memahami lebih dalam eksistensi jatidiri sebagai bagian dari hidup dalam berkehidupan di dunia ini, atau dengan perkataan lain dorongan ini memotivasi untuk mencari dan mengkaji seutuhnya diri kita.

Perkenankanlah untuk mengungkapkan sekelumit uraian, tidak terbatas bila informasi dapat digali dari sumber sumber lain, maupun mungkin saudara saudara yang lain mampu memberi uraian yang lebih jelas.

Ikut pertama kali rapat “Pasadahon Tahi” di Lumban Suhi 4 tahun yang lalu (apakah sudah Satahi ? Jawablah dengan hati nurani anda sendiri).

Datang dari Jakarta untuk ikut rapat tanpa pretensi apa apa kecuali hanya ingin mewujudkan rencana bahwa marga Manik Raja akan punya Tugu, itulah kebanggaan sebagai marga Manik Raja dan penghormatan terhadap Leluhur Op. Manik Raja, marga ini termasuk kelompok marga tertua pada marga marga Batak.

Dengan latar belakang diatas, mulai mempelajari Sejarah dan silsilah Op. Manik Raja. Saya bukanlah seorang ahli sejarah, hanya orang biasa yang ingin tahu khususnya Sejarah Batak, meneliti dan membaca buku buku Batak serta tarombo, termasuk juga melakukan pencarian (searching) dari website yang berbasis Habatahon.

Sepanjang pengetahuan belum ada tetua marga Manik  yang bisa ditanya untuk berkonsultasi mengenai sejarah, kecuali hanya melalui serasehan dengan Punguan dan Forum Komunikasi Silauraja (Malau Raja, Manik Raja, Ambarita Raja dan Gurning Raja).

Banyak hal yang dapat diiserap dari kegiatan itu sesuai dengan nalar dan pikiran yang objektif. Hal yang paling berkesan adalah napak tilas dari Op. Silauraja sejak hijrah dari Sianjur Mula Mula hingga ke pemukiman terakhir Sioma Salaon Dolok, tentu saja tidak terlepas dari Sejarah Anaknya (Malau, Manik, Ambarita dan Gurning).

Sejak awal diinformasikan kampung Malau Toruan (apapun namanya Mala, Mall Toruan) sebagai asal dari Op. Manik Raja menimbulkan pertanyaan besar. Soal nama tempat asal Op. Manik Raja, saya bertanya pada penduduk sekitar yang bukan Marga Manik atau Malau, mereka menyebut ada tiga huta yang merupakan golat Malau di Rianiate dengan parhutaan bernama Malau Dolok/Atas, Malau Tonga dan Malau Toruan. Jawaban ini terus terang menjadikan pertanyaan dibenak.

Sebagai orang yang awam sejak awal telah timbul pertanyaan, apakah Op. Manik Raja muasalnya dari Malau Toruan Rianiate ? Demikian juga dinyatakan Si Igar Igar itu sebagai lokasi Tugu. Selanjutnya kalau dari sini kenapa diwilayah yang bukan golat Manik Raja? (harusnya ada pertanda dengan situs situs tertentu dari Manik Raja sesuai pada jamannya sekitar Tahun 1300, dengan kelahiran 1273, perhitungan atas dasar Tarombo Malau Raja), seterusnya pertanyaan muncul, Kenapa Op Manik Raja tidak punya tanah adat (golat) warisan dari Leluhur ? Koq ditempatkan diwilayah atau tanah adat marga lain? Apakah seremeh itu Op. Manik Raja tidak memiliki wilayah sebagai tanah yang merupakan kekuasaannya? Pertanyaan ini muncul terus dibenak dan menimbulkan pertentangan batin. Sebagai salah seorang keturunan (pinompar), merasa terendahkan Marwah dan Martabat Op. Manik Raja, secara refleks menolak, ini tidak mungkin, apakah serendah dan sekecil itu derajat Op Manik Raja?

Rentetan dari keadaan, kejadian yang tidak/belum nyambung dengan nalar menimbulkan tanda tanya besar, perlu diakomodir sebagai respons yang dapat diterima akal, atau dengan perkataan lain motif penggalian lebih jauh Sejarah dan Tarombo Op. Manik Raja. Dari keadaan itu dibutuhkan penelitian yang memadai memenuhi standar yang benar.

Berikut adalah topik yang perlu dikaji agar menjadi suatu acuan maupun pemahaman yang sama bagi seluruh akar rumput Manik Raja. Pembelajaran ini akan menghilangkan atau mempersempit persepsi yang berbeda diantara pomparan Manik Raja, pemahaman yang sama akan memperkuat kesatuan dan persatuan.

  1. Darimana asal usul dari Op. Manik Raja.
  2. Bagaimana hubungan kekerabatan dari Op. Manik Raja secara vertikal dan horizontal.
  3. Pangalapan Boru Op. Manik Raja.
  4. Legenda yang dapat terkait dengan Op. Manik Raja dan juga dengan Saudara saudaranya.
  5. Dll.
Berikan Komentar Anda
Total Views: 1119 ,