Memupuk Persaudaraan, Punguan Manik Raja Dohot Boruna Se-Indonesia Gelar Silaturahmi Dan Syukuran

Pantai Cermin, reporter88.com – Ratusan Marga Manik dan Boruna yang tergabung dalam Punguan Manik Raja Dohot Boruna menggelar acara silatuhrahmi dan syukuran Punguan Manik Raja Dohot Boruna se-Indonesia di objek wisata Woong Rame Pantai Cermin Kecamatan Pantai Cermin Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), Sabtu (28/04/2018).

Acara tersebut juga dirangkai dengan lounching peluncuran buku sejarah dan torombo OPPU MANIK RAJA tentang si Raja Batak hingga ke Silau Raja dan Manik Raja karya Drs Rusman Manik serta mengukuhkan Kadis Pendidikan Sergai Drs Joni Walker Manik MM sebagai Ketua DPD Punguan Manik Raja Dohot Boruna Wilayah Sumatera Utara (Sumut).

Hadir pada kesempatan itu, Ketua DPP Punguan Manik Raja Dohot Boruna Brigjend (TNI) Deliaman Thoni Manik SIP, Msi, Bupati Sergai Ir H Soekirman, para pengurus DPD Punguan Manik Raja Dohot Boruna se-Indonesia diantaranya dari Papua, Brebes, Lampung, Riau dan Jawa serta para Pengurus DPD se-Sumut dan se-Kabupaten Sergai.

Ketua panitia Drs Joni Walker Manik mengatakan, tujuan digelarnya silatuhrahmi dan syukuran Punguan Manik Raja Dohot Boruna se-Indonesia ini adalah tindaklanjut dari Musyawarah Besar (Mubes) yang digelar di Hotel Roate Beach Unjur Ambarita Kabupaten Samosir 23-24 April 2017 lalu.

Dimana dalam Mubes tersebut, telah terbentuk Punguan Manik Raja Dohot Boruna wilayah Sumut dan lounching pembangunan tugu Ompu Manik Raja di Sioma Salaon Dolok.

“Acara ini, untuk memperingati ulang tahun pertama Punguan Manik Raja Dohot Boruna wilayah Sumut serta lounching Tugu Ompu Manik Raja dan dirangkai dengan peluncuran buku sejarah dan torombo OPPU MANIK RAJA yang ditulis oleh Drs Rusman Manik yang juga Wakil Ketua DPP Punguan Manik Raja Dohot Boruna Indonesia,”kata Joni Walker Manik.

Dijelaskan Joni, silaturahmi ini menurut Punguan Manik Raja Dohot Boruna adalah sebuah pesan moral yang diajarkan oleh Omputta Na Parjolo Tubu untuk menebarkan kasih sayang kepada sesama untuk saling menopang dikala kesusahan dan bergembira dikala suka sehingga tercipta spirit ditengah Punguan Manik Raja se-Indonesia.

Hal itu, sesuai dengan Motto Punguan Manik Raja Dohot Boruna, yakni Masiamin Aminan Songon Lappak ni gaol, Marsitukol Tukkolan Songon Suhat Di Robean. Motto ini diharapkan untuk menjadi penyemangat bagi semua generasi Manik Raja, Boru, Bere Ibebere dimanapun berada.

“Sebagai organisasi sosial kemasyarakatan, Punguan Manik Raja Dohot Boruna itu harus saling tolong menolong, bahu membahu, dan bersatu padu untuk mengangkat harkat dan nama baik Marga Manik, Boru, Bere, Ibebere yang ada di Indonesia,”ujarnya.

Sementara itu, Bupati Sergai Ir H Soekirman yang hadir dalam acara tersebut menyambut baik acara silaturahmi dan syukuran Punguan Manik Raja Dohot Boruna se-Indonesia yang digelar di Kabupaten Sergai. Bupati berharap, Punguan Manik Raja Dohot Boruna dapat terus melestarikan budaya batak ditengah tengah masyarakat.

”Kita sangat bersyukur acara ini digelar di Kabupaten Sergai, dan kita juga berharap Punguan Manik Raja Dohot Boruna ini dapat terus melestarikan budaya batak, sehingga budaya budaya batak ini nantinya tidak hilang tergerus oleh zaman,”ucap Bupati Soekirman.

Lebih lanjut dikatakan Bupati Soekirman, Batak dan Indonesia adalah Mozaik yang tak terpisahkan, mulai dari sejarah sebelum kemerdekaan hingga kemerdekaan dan sampai pembangunan, orang batak itu selalu ada dalam catatan catatan perjuangan, sehingga orang batak adalah merupakan salah satu budaya yang telah mengisi pembangunan di Indonesia.

“Salah satu budaya luhur bangsa Indonesia adalah budaya batak, karena semua gerak gerik, baik nama dan omongan orang batak itu semua berlapatan artinya mempunyai makna, tidak asal asalan. Oleh karena itu, generasi muda batak harus bisa menggali budaya tersebut agar restorasi budaya itu tetap lestari,” ujarnya.

Berikan Komentar Anda
Total Views: 30 ,